Mulailah membaca label gizi dari dasar perhitungannya: apakah angka ditampilkan per sajian, per kemasan, atau per 100 gram/mililiter? Setelah itu, cocokkan dengan jumlah yang benar-benar akan dikonsumsi. Satu kemasan tidak selalu berarti satu sajian. Langkah ini membantu Anda memahami angka pada label sebelum membandingkan makanan atau minuman.

Siapkan label yang dapat dibaca
Gunakan kemasan asli atau foto jelas yang memperlihatkan tabel Informasi Nilai Gizi, takaran saji, serta jumlah sajian per kemasan. Jangan mengambil kesimpulan dari foto bagian depan saja. Jika ada bagian yang terpotong, cari informasi lengkap pada kemasan atau tanyakan kepada produsen.
1. Temukan dasar angka yang ditampilkan
Cari keterangan di dekat tabel. Catat apakah nilainya berlaku per sajian, per kemasan, atau per 100 gram/mililiter. BPOM menjelaskan bahwa format informasi nilai gizi dapat berbeda menurut jenis produk dan kemasan. Karena itu, jangan menganggap semua tabel memakai dasar yang sama. Sumber: format Informasi Nilai Gizi BPOM.
2. Cocokkan dengan jumlah yang dimakan
Jika tabel menunjukkan nilai per sajian, perhatikan takaran saji dan jumlah sajian dalam kemasan. Ketika seluruh kemasan berisi beberapa sajian dikonsumsi, angka per sajian bukan angka untuk seluruh kemasan. Penjelasan BPOM Denpasar.
Jika angka berlaku per sajian: jumlah yang dimakan ÷ ukuran satu sajian = jumlah sajian yang dimakan. Kemudian kalikan nilai gizi per sajian dengan jumlah sajian tersebut. Gunakan satuan yang sama, misalnya gram dengan gram. Jika Anda makan seluruh kemasan, periksa jumlah sajian per kemasan sebagai pembanding.
Jika angka berlaku per 100 g atau 100 ml: bagi jumlah yang dikonsumsi dengan 100, kemudian kalikan dengan nilai pada label. Pastikan dasar gram atau mililiter sesuai; jangan menyamakan gram dengan mililiter tanpa informasi yang memadai. Jika angka berlaku per kemasan: gunakan nilai tersebut untuk satu kemasan penuh. Perkiraan untuk sebagian kemasan hanya masuk akal bila bagian yang dimakan mewakili komposisi isi secara merata.
Cek hasil: pada dasar per sajian, konsumsi tepat satu sajian harus menghasilkan angka yang sama dengan tabel; konsumsi dua sajian menghasilkan dua kali angka tersebut. Ini pemeriksaan aritmetika, bukan contoh kandungan produk nyata. Jika produk perlu diseduh atau dicampur, pastikan tabel mengacu pada produk sebelum atau setelah penyiapan. Bahan tambahan yang Anda masukkan belum tentu tercakup dalam tabel.
Latihan hitung dari contoh edukasi Kemenkes
Artikel edukasi Kemenkes menggunakan contoh energi 150 kkal untuk satu porsi. Jika yang dikonsumsi dua porsi, perhitungannya 150 × 2 = 300 kkal. Ini contoh pendidikan dari sumber tersebut, bukan angka produk yang diuji GOTOBET88 dan bukan anjuran jumlah makan. Gunakan angka pada kemasan Anda untuk perhitungan sendiri. Sumber contoh: Ayo Sehat Kemenkes, 5 Mei 2026.
Untuk mengenali letak informasi, lihat gambar format ING vertikal dari BPOM: takaran saji dan jumlah sajian berada di atas bagian “Jumlah per sajian”. Gambar itu berisi titik-titik sebagai tempat pengisian, bukan nilai gizi produk nyata. Jangan memakai titik-titik tersebut untuk latihan hitung. Format lain dapat berbeda; selalu baca dasar informasi pada label yang sedang digunakan.
3. Catat angka beserta satuannya
Perhatikan gula dan lemak total dalam gram serta natrium dalam miligram. Menyalin angka tanpa satuan dapat membuat perbandingan keliru. Lembar kerja sederhana berikut dapat membantu:
| Yang dicatat | Isi dari label Anda |
|---|---|
| Dasar informasi | Per sajian / per kemasan / per 100 g atau ml |
| Takaran saji dan jumlah sajian | Salin sesuai kemasan |
| Jumlah yang akan dikonsumsi | Catat sesuai keadaan sebenarnya |
| Gula, natrium, lemak total | Salin angka dan satuan masing-masing |
4. Bandingkan dengan dasar yang sama
Sebagai cara kerja praktis, letakkan catatan dua produk berdampingan. Periksa dasar hitung sebelum menilai mana yang lebih rendah. Jika dasar atau satuannya berbeda, samakan terlebih dahulu. Jangan menentukan kualitas keseluruhan sebuah produk hanya dari satu angka.
Jika label berbeda atau sulit dibaca
Hentikan perhitungan jika dasar angka tidak jelas, satuan hilang, atau foto tidak terbaca. Tidak menemukan tabel juga tidak cukup untuk menyatakan suatu produk melanggar aturan: BPOM menyebut adanya pengecualian pada jenis pangan tertentu. Lihat FAQ BPOM.
Panduan ini membantu membaca informasi kemasan, bukan menentukan kebutuhan gizi pribadi. Untuk kebutuhan terkait kondisi kesehatan tertentu, bawa label produk dan pertanyaan Anda kepada tenaga kesehatan yang menangani Anda.
Sumber dan catatan pemeriksaan
Rujukan: format ING BPOM, FAQ ING BPOM, edukasi label pangan BPOM Denpasar, dan contoh hitung Kemenkes yang ditautkan di atas. Format ING BPOM dan contoh hitung Kemenkes diperiksa kembali pada 21 Oktober 2026. Contoh produk nyata dan pengujian langkah oleh pembaca pemula belum tersedia. Rumus telah diperiksa secara aritmetika, tetapi belum diuji oleh pembaca pada kemasan nyata. Artikel ini disusun dari sumber resmi dan contoh edukasi, bukan hasil pengujian produk. Artikel belum ditelaah oleh penelaah medis. Cara pengelolaan sumber dan koreksi dijelaskan dalam Kebijakan Editorial dan Koreksi GOTOBET88.
KESEHATAN · NUTRISI · SUPLEMEN